
LABUAN BAJO, PK -- Proyeksi dana untuk membangun sarana prasarana atau infrastruktur di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) sekitar 1 juta dolar Amerika Serikat (AS). Pembiayaan bersumber dari bantuan Bank Dunia (World Bank) dan The Nature Conservancy (TNC).
Hal ini dikatakan oleh General Manager (GM) PT Putri Naga Komodo (PNK), Danang Widodo, kepada wartawan di kantornya, Kamis (4/10/2007).
Widodo menjelaskan, pihaknya selaku lembaga yang mendukung Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) dalam pengelolaan kawasan TNK saat ini sedang membangun infrastruktur dalam kawasan. Pembangunan difokuskan pada dua lokasi obyek wisata, yakni Loh Liang (Pulau Komodo) dan Loh Buaya (Pulau Rinca).
Dia menjelaskan, dari dana 1 juta dolar AS yang sudah terserap sekitar 300 ribu dolar AS hingga 400 ribu dolar AS dengan fokus kegiatan pada konservasi, ekoturisme dan pemberdayaan masyarakat.
Tentang infrastruktur yang sementara dibangun di Loh Liang Pulau Komodo, Widodo mengatakan, yang sedang dibangun adalah sarana prasarana di area pengunjung atau area penerimaan (receptionis area) terdiri dari kantor Syahbandar (kepala Pelabuhan Pulau Komodo), toilet, kantor tiket masuk, tempat istirahat, restoran dan area penjualan sovenir. Selain itu, pembangunan dermaga dan Kantor TNK Loh Liang. Pembangunan dilakukan secara bersama oleh PT PNK dan BTNK dalam pengelolaan TNK.
Dikatakannya, pembangunan sejumlah infrastruktur ini merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan PT PNK selaku perusahaan yang mendukung BTNK dalam pengelolaan kawasan ini.
Kepala BTNK, Drs. Tamen Sitorus, M.Sc, menjelaskan, pembangunan infrastruktur dalam kawasan merupakan hal penting demi pelayanan bagi wisatawan yang masuk dalam kawasan tersebut.
Dia mengatakan, apa yang dilakukan PT PNK merupakan kewajiban selaku penerima Izin Pengelolaan Pariwisata Alam (IPPA) dari Departemen Kehutanan. (yel)
Sumber berita: Pos Kupang, Rabu 10 Oktober 2007